Dasar teori
Rumus yang dipakai di halaman ini dikenal sebagai WHI Offtracking Formula, dirumuskan Western Highway Institute (1970) dan diuraikan lengkap oleh Heald dalam Transportation Research Record 1052 (1986). Dasarnya murni geometri: saat menikung, garis sumbu kendaraan bersama garis-garis radius dari titik putar membentuk rangkaian segitiga siku-siku, sehingga panjang tiap segmen rangkaian dikurangkan sebagai kuadrat mengikuti teorema Pythagoras.
Basis empirisnya berasal dari uji model skala oleh Stevens, Tignor & LoJacono (SAE 650721, 1965) pada radius 7,6 sampai 68,6 m. Temuan pokoknya: off-tracking mencapai maksimum tepat ketika perpanjangan sumbu as belakang melewati titik pusat putar — inilah yang disebut kondisi mapan (steady state).
Fase transisi vs kondisi mapan
As belakang tidak langsung memotong sejauh itu. Ia merayap masuk sepanjang busur — disebut transitional wheel path — dan baru mencapai simpangan penuh setelah menikung cukup jauh. Pada belokan 90° biasa, off-tracking nyata umumnya belum sampai nilai mapan. Karena itu rumus ini bersifat konservatif: aman dipakai sebagai batas atas untuk screening, tetapi akan melebih-lebihkan jika dipakai sebagai angka desain akhir.